DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host atau nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan internet.
Jadi intinya, DNS berfungsi untuk menerjemahkan atau mengubah alamat IP menjadi nama domain.
Kemarin saya telah membahas bagaimana cara mengkases service HTTP yg telah disediakan oleh pihak server. Tetapi dalam mengkases tersebut, kita perlu tau atau hafal IP Server. disini nanti, kita akan belajar bagaimana mengubah IP server menjadi nama domain untuk diakses layaknya HTTP, dibawah ini adalah Topologi yang akan kita gunakan
Langkah - langkah :
1. Buka Packet Tracer lalu Buat Topologi seperti diatas atau bisa juga buat topologi dengan kreasi kalian sendiri yang terpenting PC client dapat terhubung ke Jaringan Servernya
2. Lakukan Konfigurasi IP pada Server0, Server1,dan juga PC0 (client)
a. Server0 : IP Address 192.168.100.1, Subnet Mask 255.255.255.0
b. Server1 : IP Address 192.168.100.2, Subnet Mask 255.255.255.0
c. PC0 : IP Address 192.168.100.3, Subnet Mask 255.255.255.0
3. Aktifkan Service HTTP pada Server0
4. Lalu buka Server1, muncul jendela Properties pada tab Service pilih DNS pastikan Service DNS pada Server1 On . pada field domain name isi dengan nama domain tertentu. Misalnya: muhima.com. Pada field IP address isi dengan IP address Server0/HTTP Server (192.168.100.1). Setelah itu klik Add untuk memasukkannya ke dalam host record DNS Server.
6. Selesai
Referensi : Ebook Belajar Packet Tracer
"Semoga Bermanfaat"
Sign up here with your email




ConversionConversion EmoticonEmoticon